Film

Review Film Keluarga Cemara: Siap Menguras Emosi Kamu!!!

Bilik Review – Film Keluarga Cemara ini benar-benar bisa bikin kamu banjir air mata. Jadi tolong siapkan sapu tangan kamu ya (jangan tissue, biar ramah lingkungan).

Film yang di-remake berdasarkan kisah Keluarga Cemara yang ditulis oleh Bapak Arswendo Atmowiloto, benar-benar dikemas dengan baik.

Suka dan duka sebuah keluarga berkumpul jadi satu di sini.

Para wajah Rambo hati Rinto Harahap pasti akan ikut terenyuh pas nonton!

Review Film Keluarga Cemara versi Bilik Review

T_T

Langsung saja yaa simak, review Film Keluarga Cemara versi BilikReview ini, hiks… (sumpah akutu gakuat nonton ini).

SPOILER ALERT! Resiko tanggung sendiri ya untuk membaca review film ini…

Bilik Plot/Sinopsis Film Keluarga Cemara

review film keluarga cemara versi bilik review

Seluruh harta Abah dan keluarga disita oleh Debt Collector untuk membayar hutang perusahaan yang disebabkan oleh Kang Fajar (kakak iparnya Abah).

Akhirnya, mereka pun pindah ke rumah di desa terpencil di Jawa Barat (Rumah warisan dari ayah Abah).

Abah bersama keluarga kecilnya (Emak, Euis, dan Ara) kini harus beradaptasi secara ekonomi.

Mereka pun harus siap menerima kondisi yang jelas berbeda 180 derajat.

Apakah mereka akan tetap berpegang teguh pada prinsip terkenal mereka harta yang paling berharga adalah keluarga? Ataukah keluarga mereka akan hancur berantakan?

Baca juga:

Bilik Pemain dan Crew Film Keluarga Cemara

pemain dan crew film keluarga cemara 2019 versi bilik review

Film Keluarga Cemara ini dibintangi oleh aktor dan aktris ternama di Indonesia. Ada Ringgo Agus Rachman (Abah), Nirina Zubir (Emak), Zara “JKT48” (Euis), Widuri Sasono (Cemara), Yasamin Jasem (Rindu), Kafin Sulthan (Deni), Asri Welas (Ceu’ Salma), dan Maudy Koesnaedi (Tante Pressier).

Film bioskop Indonesia Keluarga Cemara (2019) ini naskahnya ditulis oleh Gina S.Noer, disutradarai oleh Yandy Laurens, dan diproduseri oleh Anggia Kharisma.

Lalu, jangan lupakan jasa Bapak Harry Tjahjono selaku pencipta lagu Keluarga Cemara yang fenomenal. Tanpa beliau, lagu Keluarga Cemara yang sangat terkenal di Indonesia ini tidak akan tercipta.

Lagu Keluarga Cemara versi Bunga Citra Lestari (2019)

Serta jasa Bapak Arswendo Atmowiloto, selaku penulis kisah Keluarga Cemara. Selain Keluarga Cemara, sudah banyak karya tulisan yang berasal dari tangan beliau.

Sedikit intermezzo, karena kebetulan lagi bahas tentang penulis..

Kalau kamu ingin tahu suka dukanya dan bagaimana cara menjadi penulis, baca saja artikel “Menjadi Penulis Konten: Apa dan Bagaimana Saya Menjalaninya” by Carolina Ratri. Dijamin tercerahkan!

Jangan Lupakan Jasa Seorang Penulis dan Orang di Balik Pembuatan Suatu Film – Yudha Wida Bilik Review

Bilik Review Alur – Film Keluarga Cemara (2019) Menebarkan Kesedihan

Banyak sekali konflik keluarga yang terdapat pada film yang memiliki alur maju ini.

Konflik dalam film ini banyak namun realistis. Seperti dilema sang Abah dalam menghidupi keluarga. Saat Emak yang berusaha berjualan demi membantu Abah. Serta tingkah dari anak-anak, Abah, dan Emak yang menggemaskan.

Emosi yang ingin ditunjukkan juga jelas terasa. Tersampaikan dengan baik kepada penonton (mengingat ketika menonton, saya melihat ada beberapa wanita yang menangis terisak ><).

Bilik Review Akting Keluarga Cemara (2019)

Abah, merupakan tokoh utama di dalam serial Keluarga Cemara. Karakter Abah yang diperankan oleh aktor senior Adi Kurdi memang iconic banget. Susah untuk menggantikan sosok abah tersebut. Namun, di sini saya melihat usaha Abah yang diperankan Ringgo Agus Rachman sungguh menjiwai sekali.

Berbeda dengan Nirina Zubir yang memerankan sosok Emak. Mungkin karena mata saya sudah biasa melihat Nirina Zubir berperan jadi emak-emak seperti di Film Get Married, saya merasa Nirina Zubir tidak terlalu kesulitan memerankan “Emak”.

Lalu untuk peran Euis (Zara) dan Ara (Widuri Sasono), sangat natural sekali. Seakan mereka sungguh kakak beradik. Sungguh menyentuh.

Ara, dengan karakternya yang polos dan innocent betul-betul cocok diperankan oleh Widuri Sasono.

Begitu pula dengan aktingnya Euis. Betul-betul terlihat seperti orang kota yang kaget masuk desa.

Aktingnya keren banget deh pokoknya.

Kapan-kapan saya main ke FX deh buat ketemu Zara.. *eh..

Bilik Akting Terbaik

Untuk penilaian kali ini saya betul-betul melihat ketulusannya dalam berakting.

Clue untuk akting terbaik kali ini yaitu “Sekali dia senyum, jutaan jomblo pasti langsung sayang.”.

Sudah ada yang bisa menebak?

pemain euis di film keluarga cemara 2019
Zara JKT48 Via Imdb.com

Selamat kepada Euis/Zara JKT48!

Ketulusanmu dalam berakting sungguh terasa. Kapan-kapan kita berjumpa yaa.. XD

**Keputusan Bilik Review tidak dapat diganggu gugat.

Bilik Review Visual dan Suara Pada Film Keluarga Cemara (2019) – Paduan Audio Visual Yang Dapat Menyayat Hati

Bicara soal film, visual dan suara pasti menjadi satu kesatuan karena film itu audiovisual. *apasi

Oleh karena itu, pengambilan gambar dan komposisi suara sangat berperan penting dalam memainkan emosi di suatu film.

Menurut saya, set visual pada film keluarga cemara 2019 ini betul-betul mencerminkan sebuah keluarga harmonis yang sederhana.

Akting mereka pun tampak semakin nyata dan jujur berkat pengambilan gambar yang mendetail seperti pada contoh di bawah:

review film keluarga cemara 2019 versi bilik review
Abah sedang menarik becak via id.bookmyshow.com

Namun, untuk menciptakan suasana yang penuh emosi, tidak cukup hanya dengan set pada visual saja.

Penempatan latar lagu yang tepat juga menjadi salah satu kesuksesan film tersebut.

Sehingga, berkat paduan dari audio, visual, serta akting yang ciamik, film ini sukses mengobrak-abrik perasaan penonton dan bikin air mata lumer.

T_T

Tapi sayang, continuity dalam film tidak dijaga dengan baik. Apa mungkin saya yang salah menangkap atau bagaimana, tetapi kok motornya si abah berganti yaa ketika di scene paling terakhir?

Ketika awal-awal Abah membeli motor, saya lihat motor yang dinaiki Ara itu seperti motor Bebek Merk Jup*ter Mx. tapi kenapa ketika menjemput Euis motornya berubah menjadi R* King?

Bilik Pesan – Pesan Moral Pada Film Keluarga Cemara 2019

Di balik film yang sangat menyentuh, banyak sekali pesan-pesan moral berharga yang bisa dipetik dari film ini.

Berikut merupakan pesan-pesan yang terdapat pada Film Keluarga Cemara 2019 versi Bilik Review:

Harta Yang Paling Berharga Adalah …

Kalimat di atas merupakan pesan utama dari film bioskop Indonesia Keluarga.

Ada yang bisa menjawab titik-titik di atas?

Buat yang sudah pernah nonton serial tv Keluarga Cemara pasti tahu betul jawabannya apa.

Karena serial tv dan filmnya juga mengandung pesan utama yang sama, yaitu:

Keluarga

Pada akhirnya, keluarga lah yang akan selalu membantu dan mendukung kita dari segala aspek.

Hal ini tampak saat Abah yang sedang membanting tulang menjadi tukang mengalami kecelakaan.

Emak tidak hanya tinggal diam.

Emak pun bekerja sama dengan Ceu’ Salma untuk berjualan opak.

Lalu, Euis juga membantu berjualan opak di sekolahnya.

Sungguh keluarga yang harmonis.

Perjuangkan terus pujaan hatimu!

Ternyata film ini tidak melulu mengisahkan tentang kisah antar keluarga.

Tetapi juga sedikit menyelipkan kisah mengenai cinta monyet antar remaja.

Ketika Euis masuk ke sekolah baru di Bogor, terlihat sekali bahwa Deni (teman sekelas Euis), menyukai Deni.

Banyak sekali momen ketika Deni membela dan berjuang untuk terus mencuri hati Zara JKT48 Euis.

Salah satunya ialah ketika handphone Euis sedang disita dan nekat pergi ke Bogor Kota demi bertemu teman-temannya dari Jakarta.

Deni rela meminjamkan handphone-nya ke Euis.

Tampak Deni memberikan perhatian yang besar ke Euis.

Tapi kenapa nggak sekalian dia anterin yaaah?

Heran juga sih saya hahahaahhaa

Pokoknya gemesiin banget deh kalau lihat tingkahnya si Deni. xixixixi

Buat yang penasaran, berikut merupakan cuplikannya:

Dukungan Sesama Perempuan Tidak Pernah Hitung-Hitungan

Pernah punya teman yang perhitungan nggak sih?

Entah itu menolong tapi minta imbalan, atau sering minta rokokmu padahal dia masih ada sebungkus di kantongnya.

Memang sih, perhitungan itu beda tipis dengan pelit.

Tapi ngeselinnya sama saja menurut saya.

Seharusnya kalian mencontoh dari Film Keluarga Cemara ini.

Karena mereka sesama perempuan, tidak pernah hitung-hitungan.

Ceu Salmah tidak pernah perhitungan dan ikhlas membantu usaha opak si Emak.

Begitupula Emak, tidak pernah perhitungan kalau Emak makan banyak di rumahnya.

Setuju?

Bilik Terakhir – Berapa Rating Film Keluarga Cemara 2019 versi Bilik Review?

Di Bilik Terakhir ini, saya akan menyampaikan penilaian akhir saya mengenai Film Keluarga Cemara (2019).

Dari total 5 bintang, saya memberikan 4.2 bintang untuk film bioskop Indonesia ini.

Film yang bagus untuk mengawali Tahun Baru ini. Karena film ini sungguh membawa nostalgia dan mempunyai banyak makna yang dalam. Selain itu, film ini memiliki rating SU yang artinya bisa dinikmati oleh Semua Umur.

Buat yang belum nonton, jangan lupa ditonton yaa filmnya!

Buat yang sudah menonton, yuk share komentar kalian mengenai film bioskop Indonesia Keluarga Cemara (2019).

Review Film Bioskop Indonesia Keluarga Cemara
  • Alur Cerita/Plot
  • Akting
  • Visual dan Suara
4.2

Review Film Keluarga Cemara: Film Yang Sarat Akan Makna

Film yang diangkat dari serial tv Keluarga Cemara ini memang memiliki banyak makna yang tersirat. Menurut BilikReview.com, Film Bioskop Indonesia Keluarga Cemara pantas mengantongi 4.17 bintang dari 5 bintang.

Leave a Reply

Instagram